8 Panduan untuk Memulai Karir Sebagai Agen Properti

13 March 2017

Panduan wajib bagi agen properti pemula


Perkembangan sektor properti yang semakin positif, pada akhirnya juga membuka peluang karir baru yang ternyata cukup menggiurkan bagi banyak orang, sebagai broker atau agen properti.

Bagi agen properti pemula mungkin akan memulainya dengan membaca buku panduan dan berusaha bergabung di kantor broker ternama. Padahal ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai karir sebagai agen. Mulai dari mempelajari tips penjualan, ilmu pemasaran, dan teknologi real estate terbaru.


Nah, daripada bingung darimana harus memulai, simak delapan tips dari Rumah.com berikut ini yang akan memandu Anda untuk menjadi agen sukses.


1. Buat Persiapan dan Rencana

Banyak orang memilih profesi agen karena waktunya yang fleksibel. Namun hal ini pula yang menjadi penyebab utama berakhirnya karir banyak agen. Jangan ikuti kemana alur kerja mengalir, namun buat rencana yang jelas mengenai apa yang harus dilakukan setiap harinya.

Sebagai contoh, mengiklankan dua listing online setiap harinya. Dengan membuat target pemasaran harian maka Anda bisa menjual proyek properti dengan lebih cepat.


2. Bangun Figur yang Meyakinkan

Kebanyakan agen baru memilih bergabung dengan broker ternama untuk memulai karirnya karena diyakini akan mempermudah untuk mendapatkan koneksi atau klien baru. Meski demikian, Anda tetap harus membangun profil yang meyakinkan guna menarik konsumen.

Didorong dengan strategi pemasaran yang jitu, membangun brand yang professional tentunya akan mempermudah bisnis Anda. Jadi meskipun berada di dalam tim yang besar, posisikan diri Anda sebagai bintang penjualan di dalam tim.


3. Manfaatkan Media Online

Dikutip dari laporan Google dan NAR, sekitar 90 persen calon pembeli rumah mencari proyek properti lewat media online. Untuk itu sangat penting memanfaatkan media online sebagai salah satu media pemasaran proyek properti Anda.

Langkah awal yang bisa dilakukan ialah dengan membuat blog atau memasang iklan melalui portal website seperti Rumah.com. Sebagai agen baru, portal properti seperti Rumah.com dapat membantu Anda menjangkau calon pembeli prospektif dalam 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.


4. Bersosialisasi dan Perluas Koneksi

Agen properti akan bersentuhan dengan banyak pihak, mulai dari customer, notaris, dan developer. Untuk itu koneksi yang luas sangat berpengaruh terhadap kesuksesan Anda. Nah, untuk membangun koneksi sosial secara cepat, Anda bisa memanfaatkan media sosial sebagai alat berkomunikasi dengan klien.

Sisihkan waktu Anda setiap harinya untuk menyapa komunitas sosial, serta mengirimkan konten yang bermanfaat untuk meningkatkan leads secara signifikan.


5. Kelompokkan Klien Anda

Sebagai orang baru, Anda mungkin akan dihadapkan pada banyak kondisi dan keadaan yang tidak terduga. Beberapa klien mungkin dengan mudah melupakan Anda, namun jangan fokus pada satu dua orang saja.

Layani setiap klien Anda dengan baik, dan kelompokkan sesuai demografi dan kebutuhannya masing-masing. Dengan demikian anda akan lebih mudah memberi informasi akan properti yang mereka butuhkan.


6. Persempit Area Spesialis Anda

Sama seperti profesi lainnya, seorang agen yang profesional harus memiliki spesialisasi. Pilih salah satu bidang yang menarik untuk Anda pelajari lebih mendalam. Misalnya mengambil pelatihan atau seminar mengenai green building agar bisa menjadi konsultan bagi klien yang hendak mencari properti yang berstandar hijau.

Dengan spesialisasi yang dimiliki, Anda bisa membuat branding ahli pada bidang tertentu sehingga dapat mengembangkan bisnis dengan lebih cepat.


7. Perkaya Pengetahuan

Belakangan ini klien tidak hanya membutuhkan agen sebagai perantara transaksi jual beli properti saja, namun juga sebagai konsultan. Untuk itulah agen yang baik seharusnya memiliki pengetahuan yang luas seputar dunia properti.

Untuk itu ikuti beberapa pelatihan atau seminar seputar properti dan dunia pemasaran untuk memudahkan Anda dalam memandu klien untuk menentukan pilihan propertinya. Agen yang terpercaya juga wajib memiliki sertifikat dan SIU-P4.


8. Bersikap Profesional

Untuk menjaga kredibilitas dan integritas Anda sebagai agen pemula, selalu terapkan sikap yang profesional terhadap agen dan koneksi Anda. Jadilah agen yang jujur dan baik dalam bertindak.

Selalu membalas email atau menelpon kembali panggilan tak terjawab. Hubungi klien di jam kerja. Dan minta maaf jika melakukan kesalahan. Perlakukan setiap orang secara adil. Sikap yang profesional akan membuat klien Anda merasa dihargai dan memperbesar kemungkinan Anda untuk mendapatkan referensi dari mereka.

Tertarik punya rumah di kisaran harga Rp500 jutaan? 



Source: http://www.rumah.com/berita-properti/2017/3/147806/8-panduan-untuk-memulai-karir-sebagai-agen-properti ; 13 Maret 2017