7 Langkah Mudah Kumpulkan DP Rumah

29 October 2016

Kendala membeli rumah biasanya kerap terhambat oleh pemenuhan syarat uang muka (DP). Kendati saat ini ketentuan DP beli rumah sudah lebih murah yakni minimal berkisar 10% – 30%, tapi faktanya konsumen masih saja kelabakan untuk membayar DP kepada pengembang.

Tidak sedikit konsumen yang mengaku tertarik beli rumah karena sudah merasa menganggap punya kemampuan untuk bayar cicilannya setiap bulannya. Namun ketika harus berhadapan dengan jumlah DP yang mesti dibayarkan akhirnya menyebabkan konsumen mundur teratur.

Sebetulnya ada banyak cara agar Anda bisa memenuhi DP rumah. Ya salah satunya mungkin peluang menangkap tikus yang disayembarakan oleh Pemda DKI Jakarta baru-baru ini. Satu ekor tikus dihargai sebesar Rp20 ribu loh! Tapi pertanyaanya; apakah Anda bersedia menangkap tikus setiap hari demi mengejar DP rumah?

Diana Sandjaja, Perencana Keuangan dari Tatadana.com, menjabarkan setidaknya terdapat 7 langkah yang bisa dilakukan agar bisa memenuhi DP beli rumah, berikut ulasannya:

Langkah 1. Negosiasi pembayaran DP kepada pengembang

“Langkah awal yang mungkin dilakukan adalah menegosiasi pembayaran DP. Biasannya ada fasilitas cicilan DP yang diberikan oleh pengembang, apalagi jika properti masih inden (belum jadi). Jika ini bisa dilakukan, maka hitung-hitung latihan untuk memiliki cicilan. Maka opsi mencicil DP bisa jadi opsi terbaik,” ujar Diana.

Langkah 2. Cari pendapatan sampingan

“Saat ini usaha sampingan untuk pekerja yang sedang tren adalah dengan menjadi ojek atau supir online.  Selain itu bisa juga menjadi mediator dengan modal jaringan pertemanan atau keahlian berbisnis lainnya. Asalkan pekerjaan sampingan tidak mengganggu pekerjaan utama,” katanya.

Melakoni ojek online bisa dilakukan saat akhir pekan. Misalnya, seminggu delapan kali mengambil pesanan. Maka, asumsi pemdapatan minimal yang bisa didapat sebesar Rp800 ribu. Bahkan, bisa lebih besar lagi, apabila Anda giat dan padai mengatur waktu.

Langkah 3. Menjadi mediator dengan modal jaringan

“Coba kembangkan minat dan bakat Anda yang bisa menghasilkan uang. Misalnya menjadi mediator seperti membuat proyek desain sebuah proyek, yang berkaitan dengan IT, dan lain-lain,” ujarnya.

Langkah 4. Melikuidiasi harta benda

“Jika opsi cicilan tidak bisa dilakukan, maka opsi lain adalah dengan melikuidasi harta benda yang dimiliki. Misalnya kendaraan atau perhiasan. Karena memiliki properti membutuhkan dana yang cukup lumayan, sehingga pengorbanan yang dilakukan juga cukup besar,” ujar Diana.

Langkah 5. Meminjam pada perusahaan tempat bekerja ataupun koperasi karyawan

Jika dananya masih belum cukup, maka opsi meminjam pada perusahaan tempat bekerja ataupun koperasi karyawan bisa menjadi alternatif.

Langkah 6. Meminjam secara lunak kepada keluarga

“Namun bila tidak juga mencukupi maka pinjaman lunak dari keluarga bisa menjadi pilihan. Pinjaman ini setidaknya tidak memberatkan Anda, karena tidak berkaitan dengan bunga dan denda,” tutur Diana.

Langkah 7. Hemat

Terakhir, adalah berhemat. Menurut Diana, berhemat adalah cara paling bijak agar perencanaan keuangan Anda berjalan dengan lancar. Hindari kegiatan yang konsumtif atau mencari solusi lain yang bisa meminimalisasi pengeluaran.

“Namun yang harus diperhatikan saat hendak mencicil rumah, jumlah total cicilan maks 30% – 35% dari penghasilan. Jika tidak memenuhi, panjangkan tenor, agar cicilan mengecil. Perhatikan jika masih memiliki cicilan lain (cicilan hutang komsumtif), usahakan dilunasi terlebih dahulu,” pesan Diana.



Source: http://www.rumah.com/berita-properti/2016/10/139172/7-langkah-agar-dp-beli-rumah-terpenuhi ; 29 Oktober 2016